infopali.co.id Kabar mengejutkan datang dari San Siro! AC Milan dikabarkan telah membuka komunikasi dengan agen sekaligus ibu Adrien Rabiot, Véronique Rabiot, setelah sebelumnya melakukan pendekatan. Ini seperti bola yang dilempar ke udara, menciptakan peluang transfer dramatis jelang penutupan bursa transfer.
Cedera Ardon Jashari dan kepergian Yunus Musah ke Atalanta yang kian dekat, membuat lini tengah Milan seperti kapal yang bocor. Situasi darurat ini memaksa Rossoneri bergerak cepat mencari pengganti. Nama Rabiot pun muncul, bak penyelamat di saat genting, khususnya atas permintaan pelatih Massimiliano Allegri.

Awalnya, Milan hanya melempar pertanyaan mengenai situasi Rabiot. Namun, respon positif dari pihak pemain telah membuka jalan negosiasi. Meskipun belum ada pembicaraan resmi yang terlalu serius, peluang transfer semakin membesar dibandingkan beberapa hari lalu. Sebuah angin segar di tengah badai bursa transfer.
Namun, jalan menuju San Siro tak selalu mulus. Gazzetta dello Sport melaporkan, negosiasi akan berlanjut untuk membahas harga dan gaji. Marseille masih ngotot dengan banderol €15 juta (Rp269 miliar), angka yang dianggap terlalu tinggi oleh Milan. Belum lagi, kesepakatan gaji Rabiot juga masih menjadi batu sandungan. Sebuah pertarungan angka yang menegangkan.
Hubungan Rabiot dengan Marseille yang tengah memanas, ditambah waktu bursa transfer yang semakin sempit, membuat situasi ini bak bom waktu siap meledak. Sementara itu, Yunus Musah hanya menunggu lampu hijau dari Allegri untuk bergabung dengan Atalanta dengan status pinjaman.
Akankah Rabiot menjadi solusi Milan di lini tengah? Atau hanya sekadar mimpi indah sebelum bangun tidur? Kita tunggu saja kelanjutannya!